13 April, 2014

Penggunaan getElementsByTagName

getElementsByTagName

Adalah satu metode yang digunakan untuk mengambil semua elemen-elemen dengan menggunakan parameter tag.
Syntax:
ElemenHTML.getElementsByTagName(‘namaTag’)
Contoh Kasus:
Saya mempunyai tampilan HTML seperti terlihat dibawah ini:
Kursus a2fahmi.com menyedikan materi kursus sebagai berikut:
  • HTML
  • PHP
  • JavaScript
  • CSS
  • jQuery
Kode yang sudah dibuat





Keinginan:
Jadi ketika saya klik tombol tekan maka semua tulisan dalam elemen
  • akan berwarna merah seperti terlihat dibawah ini:

  • Kursus a2fahmi.com menyedikan materi kursus sebagai berikut:
    • HTML
    • PHP
    • JavaScript
    • CSS
    • jQuery
    Pertanyaan:
    Bagaimana cara membuatnya menggunakan metode getElementsByTagName … ?
    Jawaban
    Buatlah sebuah file HTML bernama daftarKursus.html lalu masukkan kode seperti dibawah ini:



    Keterangan:
    • document.getElementById(‘kursus’), Kode ini digunakan untuk mengambil elemen yang mempunyai id=’kursus’.
    • idUl.getElementsByTagName(‘li’), Kode ini digunakan untuk mengambil semua elemen yang mempunyai tag=’li’.
    • list[i].style.color=”red”, Kode ini digunakan untuk memberikan warna merah ke setiap elemen dari array list.
    Hasil:
    Jalankan file HTMLmu dan lihatlah hasilnya apakah sudah sesuai.

    04 April, 2014

    KEWARGANEGARAAN

    Penduduk/Kewarganegaraan

    Warga Negara ialah orang-orang sebagai bagian dari suatu penduduk yang menjadi unsur Negarayang mempunyai hubungan yang tidak terputus dengan tanah airnya.Dengan Undang-Undang Dasar Negaranya.
    Sekalipun yang bersangkuta berada di luar selama yang bersangkuta tidak memutuskan hubungannya.

    Penentuan Kewarganegaraan.
    1. IUS SANGUINIS
    Kewarganegaraan didasarkan pada unsur darah keturunan dari orang tua yang menurunkannya, sekalipun di lahirkan di luar negaranya.
    2. IUS SOLI
    Kewarganegaraan seseorang ditentukan berdasarkan tempat kelahiran/dimana dilahirkan.
    3. NATURALISASI
    Seorang Kewarganegaraan asing dapat mengajukan permohonan untuk menjadi warga Negara dari suatu Negara tertentu setelah dapat melengkapi beberapa sarat tertentu.

    Problem Kewarganegaraan
    1. BIPATRIDE.
    2. APATRIDE.

    1. BIPATRIDE
    Seseorang yang bewarganegaraan dari suatu Negara yang menerapkan system IUS SANGUINIS melahirkan anaknya di suatu Negara yang menerapkan sytem IUS SOLI maka anak tersebut tetap dinyatakan sebagai warga Negara di maa orang tuanya berasal dan juga sebagai warga Negara dari dimana ia dilahirkan.

    2. APATRIDE
    Seseorang yang berwarganegaraan dari sutu Negara yang menerapkan sistem IUS SOLI melahirkan anaknya di suatu negara yang menerapkan system IUS SANGUINIS maka anak tersebut tidak lagi dianggap sebagai warga Negara dari keDua orang tuanya dan juga tidak di anggap ssebagai warga Negara diman ia di lahirkan.





    Ideologi

    Ide : Pemikiran, gagasan, ide.
    Logi : Pengetahuan.

    Ideologi ialah seperangkat gagasan atau pemikiran yang berorientasi pada tindakan yang di organisir menjadi suatu sistem yang teratur.

    Unsur Ideologi
    1. Adanya suatu realitas hidup yang diyakini
    2. Adanya tuuan hidup yang dicita-citakan.
    3. Adanya cara atau program guna mewujudkan tujuan hidup yang di cita-citakan.

    Peranan Ideologi

       1. Dimensi realita : kemampuan suatu ideologi untuk mengadapatasi nilai-nilai yang hidup dan berkembang dalam masyarakat.
       2. Dimensi idealisme : kulitasidealisme yang terkandung didalamnya mampu menggugah harapan optimisme dan motivasi bagi pendukungnya.
       3. Dimensi fleksibilitas : kemampuan suatu ideologi dalam mempengaruhi dan menyesuaikan diri denga pertumbuhan dan perembangan masyarakat.

    Persamaan Dan Perbedaan Antar Ieologi

    Komunisme -> sosialisme, marxisme, Lenimisme.
    Komunisme :

       1. Ateisme : tidak mengenal agama.
       2. manusia makhluk jasmani.
       3. manusia makhluk sosial.
       4. keputusan ditanga pimpinan partai.
       5. kepentingan Negara.

    Liberalisme-> Materialisme, Individualisme, kapitalisme.
    Liberalisme :

       1. Sekuler : mengakui agama tetapi di luar itu Negara tidak ikiut campur.
       2. Manusia makhluk jasmani dan rohani.
       3. manusia Individu.
       4. keputusan melalui Voting.
       5. Kepentinga Mayoritas.

    Pancasila

       1. Monoteistis : saling mencampuri urusan agama dan negara.
       2. manusia makhluk jasmani dan rohani.
       3. manusia makhluk pribadi dan sosial.
       4. keputusan melalui musyawarah untuk mufakat.
       5. kepentingan seluruh rakyat indonesia.





    Konstitusi ialah kerangka kerja (Frame work) dari sebuah Negara yang menjelaskan bagaimana tujuan pemerintahan Negara tersebut diorganisir dan dijalankan.

    Makna dan Unsur Konstitusi :

       1. Sebagai perwujudan perjanjian masyarakat artinya konstitusi merupakan hasil dari kesepakatan masyarakat untuk mmbina Negara dan pemerintahan yang akan mengatur mereka.
       2. Sebagai piagam yang menjamin hak Asasi Manusia dan Warga Negara sekaligus menentukan Batas- batas Hak dan Kewaiban Waga Negara dan alat-alat Pemerintahan.
       3. Sebaagai kerangka bangunan pemerintahan.

    Fungsi Konstitusi :

       1. Sebagai Hukum maka bersifat mengikat setiap Lembaga Negara, Lembaga Pemerintah, Lembaga Masyarakat, Dan Warga Negara.
       2. Sebagai nama-nama, kaidah-kaidah, aturan-aturan dan ketentuan-ketentuan, yang harus dilakasanakan dan di taati oleh semua pihak yang terikat dalam Negara tersebut.
       3. Sebagai sumber Hukum artinya setiap produk Hukum seperti UU Peraturan Pemerintah Pengganti UU, Keputusan/Peraturan/ Tindakan dan berbagai kebijaksanaan pemerintah harus berdasarkan Konstitusi.
       4. Sebagai alat Pengawasan/ Parameter terhadap norma Hukum yang ada Dibawahnya.

    TataUrutan Perundang-Undangan di Negara RI
    1. UUD 1945 ( konstitusi )
    2. Ketetapan MPR.
    3. Undang - Undang.
    4. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang ( PERPU ).
    5. Peraturan Pemerintah.
    6. Peraturan/ Keputusan Presiden.
    7. Peraturan Menteri.


    Dua Macam Konstitusi

    1. Konstitusi Tertulis
    Keseluruhan sistem aturan yang menerapkan dan mengatur tata kehidupan kewarganegaraan melalui sistem pemerintahan Negaraan dan Tata Hubungan semuatimbal Balik antara Negara, Pemerintah, Dan orang-seorang yang berada pada pemerintahannya.

    Contoh :UUD 1945, 16 Bab, 37 Pasal, 180 ayat, 3 Aturan Peralihan, 2 Aturan Tambahan.


    2. Konstitusi Tidak Tertulis ( conversi )
    aturan dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraaan Negara meskipun sifatnya tidak tertulis.

    Contoh :

        * Pengambilan keputusan melalui Musyawarah untuk mufakat.
        * Pidato kewarganegaraan Presiden RI setiap tanggal 16 Agustus di depan sidang Parnipurna DPR.
        * Pidato Presiden RI yang diucapkan di Depan Sidang Pleno DPR tentang keterangan pemerintah ( RAPBN ) pada minggu pertama bulan Januari setiap Tahun.










    Politik adalah suatu rangkaian asas, prinsip jalan, cara dan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan yang kita kehendaki.

    Stratifikasi Politik ( Kebijakan ) Nasional Negara RI

    I. Tingkat penentu kebijakan ( Politik ) Puncak

        * Kewarganegaraannya ada pada MPR bentuk rumusannya adalah UUD 1945 dan kehidupan-kehidupan MPR.
        * Presiden sebagai kepala Negara bentuk rumusannya adalah Dekrit.

    II. Tingkat Penentu Kebijakan ( Politik ) Umum.
    Kewarganegaraannya ada pada Presiden sebagai kepala pemerintahan.
    Bentuk rumusannya adalah :

       1. Undang-Undang + DPR
       2. Perpu ( Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang )
       3. Peraturan Pemerintah
       4. Peraturan ( Keputusan Presiden )

    III. Tingkat Penentu Kebijakan ( Politik ) Khusus
    Kewarganegaraannya ada pada memberi, bentuk rumusanya adalah

       1. Peraturan Menteri
       2. Keputusan Menteri
       3. Instruksi Menteri
       4. Surat Edaran

    IV. Tingkat Penentu kebijakan ( Politik ) Teknis Kewarganegaraannya ada pada Pejabat E selon I di setiap kementrian ( sekretaris Jenderal, Direktur Jenderal ). Bentuk rumusannya adalah :

       1. Peraturan Sekretaris Jenderal/ Direktur jenderal
       2. Keputusan Sekretaris Jenderal/ Direktur jenderal
       3. Instruksi Sekretaris Jenderal/ Direktur jenderal
       4. Surat edaran Sekretaris Jenderal/ Direktur jenderal


    V. Dua macam pembuat Aturan di daerah

       1. Gurbernur Sebagai Kepala Pemerintahan di tingkat I ( Propinsi ) dan bupati/ Wali kota sebagai kepala Pemerintahan di Tingkat II ( Kota Madya ) adalah wakil Pemerintah Pusat di daerah/ Wilayahnya masing-masing.
       2. Gurbernur sebagai kepala Daerah di Tingkat I ( Propinsi ) dan Bupati/ Wali Kota sebagai Kepala Daerah di Tingkat II ( Kabupaten dan Kota Madya ) diberikan otonomi untuk mengatur dan mengurus rumah tangga wilayah/ daerahnya masing-masing dalam bentuk:

    a. Peraturan Daaerah ( PERDA ) + DPRD
    b. Peraturan Gubernur/ Bupati/ Wali Kota
    c. Keputusan Gubernur/ Bupati/ Wali Kota
    d. Instruksi Gubernur/ Bupati/ Wali Kota
    e. Surat Edaran Gubernur/ Bupati/ Wali Kota







    Sistem Pemerintahan Negara RI

       1. Negara Indonesia Berdasar atas Hukum ( RECHTSTAAT ) bukan berdasarkan atas kekuasaan berlaku ( MACHTAAT ) ini mengadung arti bahwa Negara, termasuk di dalamnya Pemerintah, Lebaga-lembaaga Negara yang lain dalam melaksanakan tindakan-tindakan apapun harus dilandasi oleh hukum/atas harus dapat dipertanggungjawabkan secara Hukum.
       2. Pemerintah berdasar atas sistem konstitusi, tidak bersifat absolutisme ( Kekuasaan Tidak Terbatas ) sistem ini memberikan ketegasan bahwa Pemerintah di kendalikan dan dibatasi oleh ketentuan Hukum yang merupakan Produk Konstitusional seperti Undang-Undang.
       3. Kekuasaan Negara yang tertinggi di tangan MPR karena ini DPR adalah pemegang kedaulatan negara sebagai badan yang menetapkan Undang-Undang dasar dan merupakan penjelmaan dari seluruh rakyat.
       4. Presiden ialah penyelenggara Pemerintah Negara yang tertinggi di bawah MPR sistem ini logis karena Presiden berfungsi sebagai Kepala Negara dan juga sebagai Kepala Pemerintahan dan Presidenlah yang memegang Tanggung Jawab atas jalannya Pemerintahan dan di percayakan Kepadanya.
       5. Presiden tidak Bertanggung Jawab kepada DPR. Menurut sistem pemerintahan kita Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR, tetapi Presiden bekerjasama dengan DPR dalam hal Pembuatan UU dan Menetapkan APBN. Presiden tidak dapat membubarkan DPR dan DPR tidak dapat menjatuhkan Presiden.
       6. Menteri Negara ialah pembantu presiden, menteri negara tidak bertanggung jawab kepada DPR. Pengangkatan dan pemberhentian Menteri-Menteri Negara adalah sepenuhnya wewenang Presiden. Menteri-Menteri tersebut tidak bertanggung jawab kepada DPR tetapi bertanggung jawab kepada presiden. Menteri-Menteri inilah yang pada kenyataannya menjalankan kekuasaan Pemerintahan di bidangnya masing-masing.
       7. Kekuasaan Kepala Negara tidak Tak Terbatas. Sesuai dengan Sistem ini kebijakan/ Tindakan Presiden dibatasi dan di awasi oleh DPR. Sistem/ Mekanisme ini merupakan sarana prefentif untuk mencegah pemerosotan sistem konstitusional menjadi absolutisme.


    1. MPR ialah lembaga konstitutif sebagai badan yang merupakan penjelmaan seluruh rakyat indonesia. Tugas pokok fungsi dan Kewarganegaraan/ kekuasaan MPR ialah :

        * Menetapkan Undang-Undang Dasar.
        * Mengubah UUD.
        * Melatik Presiden dan Wakil Presiden.

    2. DPR ialah lembaga legislatif yang mempunyai kekuasaan membentuk UU dan mengawasi pemerintah. Tugas pokok, fungsi dan kekuasaan DPR :

        * Membentuk Undang-Undang.

    a. Hak inisiatif
    => Hak anggota DPR untuk mengajukan rancangan Undang-Undang.

    b. Hak Amandemen
    => Hak anggota DPR untuk mengadakan, perubahan terhadap rancangan UU yang di ajukan oleh Pemerintah untuk disempurnakan

    c. Hak Ratifikasi
    => Hak anggota DPR untuk menyetujui/ mengesahkan rancangan Undang-Undang yang berkaitan dengan perjanjian Internasional.

        * Mengawasi Pemerintahan

    a. Hak Mengajukan Pertanyaan
    => Hak anggota DPR untuk mengajukan pertanyaan kepada pemerintah mengenai sesuatu hal.

    b. Hak Interpelasi
    => Hak anggota DPR untukmeminta keterangan tentang kebijaksanaan suatu bidang dan pemerintahan wajib memberikan keterangan yang diminta oleh DPR tersebut di depan sidang pleno DPR.

    c. Hak Angket
    => Hak anggota DPR untuk mengadakan penyelidikan terhadap hal-hal yang dirasa perlu untuk diketahui secara pasti terhadap pelaksanaan yang dilakukan oleh pemerintah mengenai suatu hal.


    3. DPD ialah anggota Dewan Perwakilan Daerah dari tokoh-tokoh masyarakat yang dipilih melalui Pemilu. Setiap Provinsi di wakili 4 orang. Tugas pokok, fungsi dan kewenangan DPD ialah
    =>> Memperjuangkan Otonomi daerahnya masing-masing, pengelolaan sumber daya alam, sumber daya ekonomi lainya serta memperjuangkan perimbangan keuangan Pusat dan Daerah.

    4. Presiden adalah Lembaga Eksekutif yang berkedudukan sebagai kepala Negara dan juga sebagai Kepala Pemerintahan. Tugas pokok, fungsi dan kewenangan dari kekuasaan Presiden ialah

        * Kekuasaan Administratif yaitu kekuasaan melaksanakan UU.
        * Kekuasaan Legislatif yaitu kekuasaan mengajukan rancangan UU serta mengesahkannya.
        * Kekuasaan Yudikatif yaitu Kekuasaan untuk memberikan grasi, Abolisi, Amnesti, Rehabilitasi.
        * Kekuasaan Militer yaitu kekuasaan memimpin angkatan darat, angkatan laut, angkatan udara, dan angkatan kepolisian.
        * kekuasaan deplomatik yang berkenaan dengan hubungan luar negeri.


    5. BPK ( Badan Pemeriksa Keuangan )
    => yaitu Lembaga Auditatif yang berwenang atau berkuasa melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan Keuangan Negara yang Bebas dan Mandiri.

    6. Mahkamah Agung ialah Lembaga Yudikatif yang bebas dan Mandiri dari pengaruh dan campur tangan kekuasaan lainnya hanya berpijak kepada prinsip Hukum, Keadilan dan Hak Asasi Manusia.

    7. Mahkamah Konstitusi ialah Lembaga yang berwenang/ Berkuasa mengadili tingkat pertama dan terakhir yang keputusannya bersifat Final untuk menguji UU terhadap UUD.
    Tugas pokok, fungsi dan kewenangan/ Kekuasaan Konstitusi :

        * Memutuskan sengketa kewenangan antar Lembaga Kewarganegaraan.
        * Memutuskan perselisihan tentang hasil pemilu.
        * Memberikan putusan atas pendapat DPR mengenai dugaan pelanggara yang dilakukan Presiden/ Wakil Presiden.

    Pelanggaran Yang mungkin dilakukan oleh Presiden/ Wapres :

       1. Melanggar UUD.
       2. Melanggar UU.
       3. Melakukan KKN.
       4. Melakukan Perbuatan Tercela



    22 March, 2014

    Convert timestamp to readable date time php

    Convert hasil time() pada php ke tahun, bulan, jam, menit, detik


    $time = time() // you have 1299446702 in time

    $year = $time/31556926 % 12;  // to get year

    $week = $time / 604800 % 52;  // to get weeks

    $hour = $time / 3600 % 24;    // to get hours

    $minute = $time / 60 % 60;    // to get minutes

    $second = $time % 60;         // to get seconds



    example :

    echo date('m/d/Y', 1299446702);

    19 March, 2014

    date (Unix)


    Formatting

    To format a date, a parameter string beginning with a plus sign (+) is given. The formatting specifiers below are supported by most implementations.


    Format specifiers (format string starts with +)
    SpecifierDescriptionValues or example
    Day
    %aweekday, abbreviatedWed
    %Aweekday, fullWednesday
    %dday of the month, two digits, zero filled08
    %eday of the month8
    %jday of year, zero filled001–366
    %uday of week from Monday to Sunday1–7
    %wday of week from Sunday to Saturday0–6
    Week
    %Uweek number, Sunday as first day of week00–53
    %Wweek number, Monday as first day of week00–53
    %VISO standard week of the year01–53
    Month
    %mtwo-digit month number01–12
    %hmonth name, abbreviatedMar
    %bmonth name, localised abbreviationMar
    %Blocale's full month, variable lengthMarch
    Year
    %ytwo-digit year00–99
    %Yfour-digit year2014
    %gtwo-digit year corresponding to the %V week number
    %Gfour-digit year corresponding to the %V week number
    Century
    %Ctwo century digits from year00–99
    Date
    %Dmm/dd/yy03/19/14
    %xlocale's date representation03/19/2014
    %F%Y-%m-%d2014-03-19
    Hours
    %lhour (12 hour)10
    %Ihour (12 hour), zero-filled10
    %khour (24 hour)10
    %Hhour (24 hour), zero-padded10
    %plocale's upper case AM or PM (blank in many locales)AM
    %Plocale's lower case am or pmam
    Minutes
    %Mtwo-digit minute number52
    Seconds
    %sseconds since 00:00:00 1970-01-01 UTC (Unix epoch)1395226379
    %Stwo-digit second number00–60 (Includes 60 to accommodate a leap second)
    %Nnanoseconds000000000–999999999
    Time
    %rhours, minutes, seconds (12-hour clock)10:52:59 AM
    %Rhours, minutes (24 hour clock)10:52
    %Thours, minutes, seconds (24-hour clock)10:52:59
    %Xlocale's time representation11:07:26 AM
    Date and time
    %clocale's date and timeSat Nov 04 12:02:33 EST 1989
    Time zone
    %zRFC-822 style numeric time zone-0500
    %Ztime zone name; nothing if no time zone is determinableEST, EDT
    literals: %n newline      %% percent      %t horizontal tab
    By default, date normally fills numeric fields with zeroes. GNU date, but not BSD date, recognizes a modifier between the per cent sign (%) and the format specifier:
    • hyphen (-): do not fill the field
    • underscore (_): pad the field with spaces
    TZ Specifies the time zone, unless overridden by command line parameters. If neither is specified, the setting from /etc/localtime is used.

    example
    $ date "+%m/%d/%y" 
    7/4/06
    
    $ date "+%Y%m%d"
    20060704

    To assign the time to a variable
     $ START=`date '+%r'`
     $ echo $START
     03:06:02 PM
     $ sleep 5
     $ echo $START
     03:06:02 PM
    
    N.B. the variable has the time when it was assigned.
    Yesterday assigned to variable
     $ DATE=$(date -d yesterday +"%Y%m%d")
     $ echo $DATE
     20060704
    
    The TZ environment variable specifies the time zone. Valid values are in /usr/share/zoneinfo
     $ TZ=GMT; echo "GMT: `date +\"%R (%Z)\"`"
     GMT: 12:30 (GMT)
     $ TZ=Europe/Stockholm; echo "Stockholm: `date +\"%R (%Z)\"`"
     Stockholm: 13:30 (CET)
     $ TZ=Asia/Kuala_Lumpur; echo "Kuala Lumpur: `date +\"%R (%Z)\"`"
     Kuala Lumpur: 20:30 (MYT)
     $ TZ=US/Central; echo "Dallas: `date +\"%R (%Z)\"`"
     Dallas: 07:30 (CDT)
    
    Converting between time zones Example: What time is it in Moscow when it will be 17:35 in Los Angeles
     $ TZ=Europe/Moscow date "+%F %R (%Z%z)" -d 'TZ="America/Los_Angeles" 17:35'
     2013-03-22 04:35 (MSK+0400)
    
    Other valid time strings
    GNU dateBSD dateoutput
    $ date +"%Y%m%d" -d sunday$ date -v +sun +"%Y%m%d"20060709
    $ date +"%Y%m%d" -d last-sunday$ date -v -sun +"%Y%m%d"20060702
    $ date +"%Y%m%d" -d last-week$ date -v -1w +"%Y%m%d"20060627
    $ date +"%Y%m%d" -d last-month$ date -v -1m +"%Y%m%d"20060604
    $ date +"%Y%m%d" -d last-year$ date -v -1y +"%Y%m%d"20050704
    $ date +"%Y%m%d" -d next-week$ date -v 1w +"%Y%m%d"20060711
    $ date +"%Y%m%d" -d next-month$ date -v 1m +"%Y%m%d"20060804
    $ date +"%Y%m%d" -d next-year$ date -v 1y +"%Y%m%d"20070704
    $ date +"%Y%m%d" -d "2 days ago"$ date -v -2d +"%Y%m%d"20060702
    $ date +"%Y%m%d" -d "2 months ago"$ date -v -2m +"%Y%m%d"20060504
    $ date +"%Y%m%d" -d "2 years ago"$ date -v -2y +"%Y%m%d"20040704
    To show the time in seconds since 1970-01-01 (Unix epoch):
    $ date +"%s" -d "Fri Apr 24 13:14:39 CDT 2009"
    1240596879
    
    To convert Unix epoch time (seconds since 1970-01-01) to a human readable format:
    $ date -d "UTC 1970-01-01 1240596879 secs"
    Fri Apr 24 13:14:39 CDT 2009
    
    Or:
    $ date -ud @1000000000
    Sun Sep  9 01:46:40 UTC 2001

    15 March, 2014

    penggunaan implode dan explode php

    sederhanya implode digunakan untuk menggabungkan array menjadi sebuah data,
    sedangkan explode kebalikannya memisahkan sebuah data menjadi array,


    penggunaan array_slice dalam php

    Perintah yang digunakan untuk memisahkan array adalah array_slice. Berikut ini merupakan format perintah dari array_slice


    $subArray = array_slice($nama_array, n1, n2)

    Keterangan

    $subArray merupakan variabel array yang digunakan untuk menyimpan hasil dari array yang dipisah.

    $nama_array merupakan variabel array yang ingin dipisah.

    n1 merupakan indeks awal array yang mau dipisah

    n2 merupakan panjang dari array yang baru.

    Untuk lebih jelasnya seperti biasa perhatikan script PHP dibawah ini


    $nama_makanan = array(“Nasi Goreng”, “Ayam Goreng”, “Ayam Bumbu Rujak”, “Nasi liwet”, “Nasi Goreng Padang”, “Nasi Ayam Kecap”);

    $makanan_kesukaanku = array_slice($nama_makanan,1,2);

    print_r($makanan_kesukaanku);

    ?>

    Pada script diatas, saya mengambil nilai dari variabel array $nama_makanan dimulai dari indeks satu (perhatikan nilai n1 = 1), selain itu saya juga mengambil sebanyak 2 nilai array pada variabel array $nama_makanan (perhatikan nilai n2 = 2). sehingga variabel array $makanan_kesukaanku menyimpan nilai “Ayam Goreng” dan “Ayam Bumbu Rujak”. Apabila saya menampilkan isi dari variabel $makanan_kesukaanku atau menjalankan script PHP diatas pada web browser, maka web browser akan menampilkan output seperti dibawah ini.

    Array ( [0] => Ayam Goreng [1] => Ayam Bumbu Rujak )

    Oke sekian saja posting kali ini. Selamat mencoba dan good luck

    11 March, 2014

    Format Melihat Data Table Pada MySQL

    Untuk melihat data tabel pada MySQL memiliki banyak format. Oleh sebab itu, kita bisa melihat sebuah tabel dengan berbagai macam cara, yaitu:

    a. Menampilkan semua kolom
    Format:
    select*from nama_table;
    Contoh:
    select*from teman;

    b. Menampilkan kolom tertentu
    Format:
    select nama_field from nama_table;
    Contoh:
    select nama, telepon from alamat;

    c. Menampilkan kolom tertentu dengan kondisi tertentu
    Format:
    select nama_field from nama_table where nama_field_lain=''isi_field_tersebut';
    Contoh:
    select nama from teman where kota='jakarta';

    d. Menghindari pengulangan data pada kolom
    Format:
    select distinct nama_field from nama_table;
    Contoh:
    select distinct kota from teman;

    e. Membatasi data yang ditampilkan
    Format:
    select nama_field_yang_mau_ditampilkan from nama_table limit dari_baris,sampai_baris;
    Contoh kita akan menampilkan data yang dimulai dari baris kedua sampai keenam, maka perintahnya adalah:
    select*from teman limit 2,6;

    f. Mengurutkan data
    Format:
    select nama_field_yang_mau_ditampilkan from nama_table order by nama_field klausa;
    Klausa format ini ada 2 yaitu asc yaitu akan mengurutkan data naik dari yang terkecil dan desc yaitu kebalikannya.

    g. Menggabungkan beberapa kondisi
    Format:
    select nama_field_yang_mau_ditampilkan from nama_table where nama_field='isi_field'operator_logika nama_field='isi_field';
    Operator_logika di sinin ada 2 yaitu and dan or.

    h. Memberi batas data
    Format:
    select nama_field_yang_mau_ditampilkan from nama_table where nama_field between isi_fieldand isi_field;

    i. Mencari data dengan kriteria tertentu
    Format:
    select nama_field_yang_mau_ditampilkan from nama_table where nama_field like '%';
    '%' ada 3 macam, yaitu:
    • 'keyword%' yaitu mencari data yang diawali dengan keyword.
    • '%keyword' yaitu mencari data yang diakhiri dengan keyword.
    • '%keyword%' yaitu mencari data yang mendandung keyword.

    j. Menghitung sejumlah nilai (Fungsi Agregat)
    Format:
    sum() yaitu untuk menghitung jumlah nilai pada suatu kolom.
    avg() yaitu menghitung nilai rata-rata pada suatu kolom.
    max() yaitu mencari nilai maksimal pada suatu kolom.
    min() yaitu mencari nilai minimal pada suatu kolom.
    count() yaitu menghitung jumlah baris pada suatu kolom.

    Semoga bermanfaat...

    10 March, 2014

    Mengenal fungsi - fungsi $_SERVER dalam pemrograman PHP

    Fungsi $_SERVER pada PHP yang sering kita gunakan mungkin untuk beberapa keperluan, diantaranya untuk mengetahui alamat IP user, mengetahui jenis browser dan OS yang digunakan user, mengetahui alamat url yang diakses oleh user, mengetahui url referal yang digunakan user untuk mengakses situs kita
    Untuk melihat beberapa fungsi dari $_SERVER , kita bisa gunakan script dibawah kemudian kita jalankan pada komputer kita. $_SERVER merupakan sebuah fungsi array yang mempunyai key bermacam - macam seperti terlihat pada pembahasan berikut.

    Pada tampilan diatas, kita lihat beberapa key dan value array pada saat script diatas kita jalankan. berdasarkan tampilan $_SERVER diatas, kita bisa menggunakan beberapa fungsi $_SERVER antara lain :
    • $_SERVER[HTTP_USER_AGENT] » kita gunakan untuk mengetahui jenis browser dan juga OS yang kita gunakan, fungsi ini sangat berguna pada saat kitahendak mengarahkan ke situs mobile jika user mengakses website menggunakan handphone, dan sebaliknya mengarahkan user ke website utama jika user mengakses menggunakan komputer
    • $_SERVER[SERVER_NAME] » kita gunakan untuk mengatahui apakah user mengakses website menggunakan alamat www ataukah langsung menggunakan nama domain tanpa www. Hal ini biasanya kita gunakan pada saat kita menggunakan fungsi AJAX pada script PHP, seringkali AJAX tidak berjalan normal pada saat kita menggunakan www sedangkan host pada AJAX kita tuliskan tanpa www
    • $_SERVER[REMOTE_ADDR] » kita gunakan untuk mengetahui alamat IP address user, fungsi ini bisa kita gunakan untuk berbagai macam keperluan, seperti blocking IP, fungsi statistik website, dan batasan - batasan lain yang bisa kita deteksi menggunakan alamat IP
    • $_SERVER[SCRIPT_NAME] , $_SERVER[SCRIPT_FILENAME] dan $_SERVER[PHP_SELF] » bisa kita gunakan untuk melakukan pembatasan terhadap sebuah script, contoh nama script kita adalah koneksi.php, makapada script koneksi.php tersebut kita pasang fungsi $_SERVER[SCRIPT_FILENAME], jika hasil dari fungsi tersebut mengandung kata koneksi.php, maka akan langsung diredirect ke script lainnya
    • $_SERVER[QUERY_STRING] » digunakan untuk mengathui metode GET yang digunakan oleh user untuk mengakses situs kita, contoh pada alamat url mengandung kata index.php?var=email&nama=edy , maka fungsi $_SERVER[QUERY_STRING] akan mengahasilkan data ?var=email&nama=edy
    • $_SERVER[REQUEST_URI] » digunakan untuk mengetahui url path yang digunakan user untuk mengakses situs kita

    07 March, 2014

    global, lokal, dan statistik pada php

    Variabel Global 

    Variabel global adalah variabel yang ruang lingkupnya sangat luas, dapat dipakai dan digunakan oleh semua script dalam PHP. Biasanya variabel global letaknya diluar suatu fungsi, dan jika variabel tersebut terletak didalam fungsi, kalian harus mendeklarasikan variabel tersebut sebagai variabel global. Untuk lebih lengkapnya, silahkan lihat contoh berikut ini:



     Variabel Lokal

    Variabel lokal adalah variabel yang ruang lingkupnya lebih kecil daripada variabel global. Variabel lokal ini hanya dapat digunakan didalam fungsi itu sendiri, dan tidak akan berguna diluar fungsi. Variabel lokal dapat memiliki nama yang sama dengan variabel global, tetapi PHP akan menganggap kedua variabel tersebut berbeda. Lihat contoh berikut agar lebih jelasnya:


    Varaibel Static 

    Variabel static adalah variabel yang hanya ada dalam ruang lingkup suatu fungsi. Variabel tidak menghilangkan nilai akhirnya ketika dieksekusi dan meninggalkan fungsi tersebut. Artinya, nilai akhir dari variabel tersebut tidak akan berubah ketika nanti dipanggil kembali. Variabel statik kebanyakan digunakan untuk counter, misalkan untuk menghitung jumlah pengunjung pada suatu halaman web. Untuk lebih lengkapnya, lihat contoh dibawah:


    05 March, 2014

    MYSQLI_ASSOC

    MySQL database memiliki beberapa query untuk managemen data yang tersimpan dalam database tersebut. Beberapa query yang mudah dan bisa dipakai adalah INSERT(digunakan untuk menambah data ke dalam “table” suatu database), UPDATE (digunakan untuk memperbaharui data existing), DELETE (digunakan untuk menghapus data existing) dan query lainnya. Query yang telah disebutkan tadi berbeda dengan query SELECT. Query INSERT, UPDATE dan DELETE tidak mengembalikan data, hanya indikasi data sudah berhasil disimpan, diupdate atau dihapus. Sedangkan query SELECT memberikan informasi yang harus di handle oleh fungsi PHP.
    Tool yang biasa digunakan untuk menghandle ini adalah mysqli_fetch_array() yang menggunakan variable dari hasil query. Tool ini akan mengenerate data-data yang dipilih sesuai dengan perintah (query) SELECT yang diterapkan. Sebagai contoh adalah sebagai berikut :
    $q = SELECT id, last_name, first_name from users;
    $r = @mysqli_query(database_connection, $q);
    while ($row = mysqli_fetch_array($r, MYSQLI_ASSOC)) {
    tulis code untuk menampilkan hasil dari $row
    contoh echo .$row[‘entitas’]'  // entitas adalah kolom dari tabel seperti id, last_name
    }
    Konstanta mysqli_fetch_array()
    ContantExample
    MYSQLI_ASSOC
    $row[‘column’]
    MYSQLI_NUM$row[‘0’]
    MYSQLI_BOTH$row[‘column’] atau $row[‘0’]


    Pada MYSQLI_ASSOC pemilihan kolom table database menggunakan nama dari kolom itu sendiri sementara pada MYSQLI_NUM pemilihan kolom berdasarkan index dimulai dari 0 untuk kolom pertama dan seterusnya.